Welcome to my blog "BLOGGER SENI"

Minggu, 29 September 2013

Tokoh Seniman Lukis Indonesia



Tokoh Seniman Lukis Indonesia

1. Affandi 

Affandi Koesoema

Nama : Affandi Koesoema 
Lahir : Cirebon, Jawa Barat 1907

>Mempunyai 2 istri :
1 . Maryati (istri pertama)
2. Rubiyem (istri kedua)
>Mempunyai 3 anak : 
1. Kartika Affandi
2. Juki Affandi BSc
3. Rukmini (adik tiri)

Affandi adalah seorang pelukis yang dikenal sebagai Maestro Seni Lukis Indonesia, pelukis Indonesia yang paling terkenal di dunia internasional, berkat gaya ekspresionisnya dan romantisme yang khas. Affandi telah melukis lebih dari dua ribu lukisan.
       Museum Affandi diresmikan oleh Fuad Hasan . Museum ini didirikan tahun 1973 di atas tanah yang menjadi tempat tinggalnya. Saat ini, terdapat sekitar 1.000-an lebih lukisan di Museum Affandi, dan 300-an di antaranya adalah karya Affandi. Lukisan – lukisan tersebut tidak dijual karena itu adlah karya restropektif yang punya nilai kesejarahan mulai dari awal kariernya hingga selesai , lukisan – lukisan tersebut dipajang di galeri I . 

Di galeri II  adalah lukisan teman-teman Affandi, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal seperti Basuki Abdullah,Popo IskandarHendraRusliFajar Sidik, dan lain-lain. Adapun galeri III berisi lukisan-lukisan keluarga Affandi.
Di dalam galeri III yang selesai dibangun tahun 1997, saat ini terpajang lukisan-lukisan terbaru Kartika Affandi yang dibuat pada tahun 1999. Lukisan itu antara lain “Apa yang Harus Kuperbuat” (Januari 99)“Apa Salahku? Mengapa ini Harus Terjadi” (Februari 99)“Tidak Adil” (Juni 99), “Kembali Pada Realita Kehidupan, Semuanya Kuserahkan KepadaNya” (Juli 99), dan lain-lain. Ada pula lukisan Maryati, Rukmini Yusuf, serta Juki Affandi.
       Affandi hanyalah salah satu pelukis besar Indonesia . Karena berbagai kelebihan dan keistimewaan karya-karyanya, para pengagumnya sampai menganugerahinya berbagai sebutan dan julukan membanggakan antara lain seperti julukan Pelukis Ekspressionis Baru Indonesia bahkan julukan Maestro. 
       Koran International Herald Tribune yang menjulukinya sebagai Pelukis Ekspressionis Baru Indonesia, di FlorenceItalia dia telah diberi gelar Grand Maestro.

  • Penghargaan dan Hadiah Yang Diraih Affandi 
1. Piagam Anugerah Seni, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1969
2. Doktor Honoris Causa dari University of Singapore, 1974
3. Dag Hammarskjöld, International Peace Prize (Florence, Italia, 1997)
4. Bintang Jasa Utama, tahun 1978
5. Julukan Pelukis Ekspresionis Baru Indonesia oleh Koran International Herald Tribune
6. Gelar Grand Maestro di Florence, Italia

  • Pameran 
1. Museum of Modern Art (Rio de Janeiro, Brazil, 1966)
2. East-West Center (Honolulu, 1988)
3. Festival of Indonesia (AS, 1990-1992)
4. Gate Foundation (Amsterdam, Belanda, 1993)
5. Singapore Art Museum (1994)
6. Centre for Strategic and International Studies (Jakarta, 1996)
7. Indonesia-Japan Friendship Festival (Morioka, Tokyo, 1997)
8. ASEAN Masterworks (Selangor, Kuala Lumpur, Malaysia, 1997-1998)
9. Pameran keliling di berbagai kota di India.
10. Pameran di Eropa al: London, Amsterdam, Brussels, Paris, Roma
11. Pameran di benua Amerika al: Brazilia, Venezia, São Paulo, Amerika Serikat
12. Pameran di Australia

  • Buku Tentang Affandi 
1. Buku kenang-kenangan tentang Affandi, Prix International Dag Hammarskjöld, 1976, 189 halaman. Ditulis dalam empat bahasa, yaitu Bahasa InggrisBelandaPerancis, dan Indonesia.
2. Nugraha Sumaatmadja, buku tentang Affandi, Penerbitan Yayasan Kanisius, 1975
3. Ajip RosidiZainiSudarmadjiAffandi 70 TahunDewan Kesenian Jakarta1978. Diterbitkan dalam rangka memperingati ulang tahun ketujuh puluh.
4. Raka Sumichan dan Umar Kayam, buku tentang Affandi, Yayasan Bina Lestari Budaya Jakarta, 1987, 222 halaman. Diterbitkan dalam rangka memperingati 80 tahun Affandi, dalam dua bahasa, yakni Bahasa Inggris dan Indonesia.

Berikut ini Lukisan karya Affandi Koesoema :

Pelukis: Affandi
Judul: Perahu dan Matahari
Ukuran: 92cm X 137cm
Tahun: 1971
Harga: Rp.300 Juta - Rp.400 Juta


Pelukis: Affandi
Judul: Ayam Tarung
Ukuran: 91cm X 136cm
Tahun: 1979
Harga: Rp.250 Juta - Rp.350 Juta


2. Basuki Abdullah 

Basoeki Abdullah
Nama : Basoeki Abdullah
Lahir : Surakarta, Jawa Tengah25 Januari 1915

       Basoeki Abdullah adalah salah seorang maestro pelukis Indonesia.Ia dikenal sebagai pelukis aliran realis dan naturalis. Ia pernah diangkat menjadi pelukis resmi Istana Merdeka Jakarta dan karya-karyanya menghiasi istana-istana negara dan kepresidenan Indonesia.
Pendidikan formal Basoeki Abdullah diperoleh di HIS Katolik dan Mulo Katolik di Solo. Berkat bantuan Pastur Koch SJ, Basoeki Abdullah pada tahun 1933 memperoleh beasiswa untuk belajar di Akademik Seni Rupa (Academie Voor Beeldende Kunsten) di Den HaagBelanda, dan menyelesaikan studinya dalam waktu 3 tahun dengan meraih penghargaan Sertifikat Royal International of Art (RIA).
       Basoeki Abdullah terkenal sebagai seorang pelukis potret, terutama melukis wanita-wanita cantik, keluarga kerajaan dan kepala negara yang cenderung mempercantik atau memperindah seseorang ketimbang wajah aslinya. Selain sebagai pelukis potret yang ulung, diapun melukis pemandangan alam, fauna, flora, tema-tema perjuangan, pembangunan dan sebagainya.
Basoeki Abdullah banyak mengadakan pameran tunggal baik di dalam negeri maupun di luar negeri, antara lain karyanya pernah dipamerkan di Bangkok (Thailand), MalaysiaJepangBelandaInggrisPortugal dan negara-negara lain. Lebih kurang 22 negara yang memiliki karya lukisan Basoeki Abdullah. Hampir sebagian hidupnya dihabiskan di luar negeri diantaranya beberapa tahun menetap diThailand dan diangkat sebagai pelukis Istana Merdeka dan sejak tahun 1974 Basoeki Abdullah menetap di Jakarta.

Berikut ini Lukisan karya Basoeki Abdullah : 
Lukisan “Kakak dan Adik” karya Basoeki Abdullah (1978). Lukisan ini  disimpan di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta.


Lukisan “Balinese Beauty” karya Basoeki Abdullah yang terjual di tempat pelelangan Christie’s di Singapura pada tahun 1996.

*Nah Itu tadilah beberapa tokoh seniman versi saya yang saya ketahui, bukan hanya itu saja seniman lukis indonesia, tapi diluar sana masih banyak seniman seniman indonesia lainnya. 

 



1 komentar: